Sore hari sekitar pukul 5 saya dan suami berjalan-jalan di alun-alun kota, ingin melihat matahari terbenam dipinggiran sungai Kapuas. Untuk mendapatkan pemandangan senja yang bagus kami memilih menumpang kapal penyebrangan /fery.

Kapal ini menghubungkan dua daerah yang dipisahkan oleh sungai yaitu Kota Pontianak dan Siantan. Sebagai sarana transportasi laut kapal penyebrangan tidak hanya dipergunakan untuk mengangkut mobil dan motor, tapi juga pejalan kaki. Untuk pejalan kaki harga tiketnya Rp. 2.500.

Tiket penumpang pejalan kaki

Begitu menaiki kapal, saya dan suami langsung naik ke anjungan di lantai tiga. Pemandangan dilantai 3 lebih luas dan angin dengan leluasa menerpa wajah saya. Segerombolan burung layang terbang diatas anjungan kapal.

Suasana diatas anjungan kapal

Beberapa kapal yang berlabuh

Salah satu sisi Siantan 

Saat melihat ke arah sungai saya melihat angkutan sampan motor/tambang. Transportasi ini masih digemari oleh sebagian penduduk, tarifnya juga lebih murah dari pada kapal penyebrangan yakni Rp. 1.000/orang. Tapi.... Saya tidak punya cukup nyali untuk menaikinya hehe.

Beberapa anak melambai kearah saya saat di foto

Senja yang dinanti akhirnya tiba...
Pemandangan menjadi sangat indah, permukaan air berubah warna menjadi keemasan terkena pantulan sinar matahari.

Pemandangan disalah satu sisi sungai kapuas

Matahari senja yang menawan

Pantulan cahaya matahari dipermukaan air sungai kapuas

Pemandangan indah dilihat dari atas kapal penyebrangan

Ketika kapal kembali ke dermaga pontianak, langit sudah berubah gelap.
Matahari telah bersembunyi di ufuk barat untuk kembali terbit di ufuk timur esok pagi.

Waktunya bagi saya dan suami mencari objek wisata yang lain.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Top