Berjalan-jalan dikampung halaman ibarat membuka album kenangan yang penuh dengan kisah-kisah yang terangkum dalam jepretan foto. Begitulah keadaan saat ini, ketika menginjakkan kaki di kota kelahiran salah satu tempat yang wajib saya kunjungi adalah Warung Es Krim ANGI.

Plang nama warung es krim ANGI

Tempat ini adalah tempat kongkow bersama teman-teman saat masih SMP hingga SMA. Dulu sepulang sekolah dengan masih menggunakan seragam saya dan teman sering nongkrong disini sekedar mengulas PR, tukar cerita tentang guru yang menyebalkan, sampai curhat masalah cowok yang ditaksir. Benar-benar ciri dunia remaja.

Es krim ANGI yang tersedia dalam berbagai rasa dan aneka isian

Dibandingkan nama ANGI, warung es krim ini lebih dikenal sebagai es krim Petrus. Karena letaknya yang tepat berada didepan sekolah St. PETRUS. 

Sekolah Santo Petrus yang berada tepat di depan warung es krim

Pengunjung yang datang ke tempat ini juga ngak pernah sepi, apalagi jika di siang hari yang terik menyengat... pasti sulit menemukan bangku kosong. Mayoritas pengunjung tempat ini adalah keturunan cina, tapi wajah melayu juga sering dijumpai.

Baca juga: Menikmati senja di sungai kapuas

Pengunjung antri memesan es krim

Berkunjung kembali ketempat ini bersama suami membuat saya bernostalgia. Tempat ini menjadi indah karena banyak kenangan yang pernah dilalui disini. Seperti membersihkan sebuah album foto yang sudah tertutupi debu. 

0 komentar:

Posting Komentar

 
Top